makenowbooks.com

Blog Terpercaya sebagai Rujukan

Cara Menanam Sawi Hidroponik Terbaru

Sawi termasuk jenis sayuran yang populer karena rasanya yang lezat dan dapat diolah menjadi aneka macam hidangan. Jika Anda selama ini sering mengonsumsi sawi dan membelinya dari pasar, tidak ada salahnya untuk mencoba menanam sawi sendiri. Apalagi cara menanam sawi hidroponik saat ini juga semakin banyak dilakukan oleh masyarakat, khususnya yang tidak memiliki banyak lahan tetapi ingin bercocok tanam.

Tanaman sawi saat ini terdiri dari beberapa macam jenis, di antaranya adalah white pakcoy, pagoda, dan green pakcoy. Semua jenis sawi tersebut dapat ditanam dengan teknik hidroponik. Jika Anda berminat untuk menanam sayuran ini di rumah dengan teknik hidroponik, simak ulasan di bawah ini dengan cermat agar berhasil menanamnya di rumah.

Siapkan Alat dan Bahan

Pertama, siapkan alat dan bahan untuk menanam. Bahan yang perlu disiapkan antara lain adalah nutrisi hidroponik, benih, air, media tanam, sprayer, tray semai, pinset, dan kit hidroponik. Bagi para pemula, Anda dapat menggunakan hidroponik dengan sistem wich. Pasalnya sistem ini biasanya lebih mudah dan juga biayanya tidak terlalu mahal. Kit hidroponik tersebut diperlukan untuk sistem wick. Peralatan yang diperlukan untuk membuatnya antara lain adalah kain flannel sebagai sumbu, ember atau bak untuk tempat penampungan nutrisi, netpot, rockwool untuk media tanam, dan sterofoam untuk penyangga tanaman dan netpot.

Memilih Benih

Pilihlah benih yang memiliki kualitas terbaik. Hal ini diperlukan agar nantinya sawi yang dihasilkan besar, segar, dan memiliki citarasa yang lezat. Selain itu, Anda juga perlu memastikan benih yang akan digunakan bebas hama penyakit dan memiliki daya tahan tumbuh agar nantinya tanaman sawi tidak mudah busuk. Dalam cara menanam sawi hidroponik, benih tidak bisa ditanam langsung. Anda harus melakukan proses pembibitan lebih dulu.

Menyiapkan Media Tanam

Setelah memilih bibit yang berkualitas, hal selanjutnya yang perlu disiapkan adalah media tanam. Media tanam yang digunakan dalam teknik penanaman hidroponik adalah tanah. Jadi Anda tidak perlu mengolah tanah dulu. Untuk media tanamnya, Anda dapat menggunakan sistem kultur air, kultur agregat, dan Nutrient Film Technique atau NFT.

Penanaman Sawi

Jika setelah proses pembibitan benih sudah memiliki akar, Anda dapat melakukan penanaman dengan teknik hidroponik sederhana ini. Pertama masukkan bibit sawi ke dalam botol plastik yang sebelumnya sudah diisi abu sekam. Masukkan bibit dan botol plastiknya secara perlahan   ke dalam paralon yang sudah diisi larutan nutrisi. Agar tanaman segar dan sehat, pilihlah lokasi menanam yang jauh dari jalan karena banyak kotoran dan debu.

Larutan nutrisi menjadi salah satu kunci utama dalam teknik hidroponik. Perhatikan nutrisi dari dalam larutan karena metode tanam dengan hidroponik ini tidak sama dengan media tanah. Dalam teknik hidroponik, sumber nutrisi tanaman atau makanan untuk tanaman terletak pada larutan nutrisi. Jadi larutan tersebut merupakan hal terpenting agar proses menanam sawi ini dapat berhasil.

Memelihara Sawi Hidroponik

Pastikan tanaman tidak kehabisan atau kekurangan larutan nutrisi. Selalu periksa larutan nutrisi tersebut setiap hari. Lakukan pula sortir tanaman sawi yang kira – kira terkena hama atau penyakit dan membusuk. Proses sortir ini akan membantu menyelamatkan tanaman lainnya yang belum terinfeksi. Lakukan sanitasi untuk pengendalian hama dan penyakit yang berbahaya bagi tanaman. Caranya, semprotkan insektisida dan fungisida.

Teknik menanam sawi dengan cara menanam hidroponik tentu sangat mudah bukan? Dalam waktu hanya 2 – 3 bulan, hasil panen sawi sudah dapat dinikmati. Penanaman dengan teknik hidroponik memiliki kelebihan yaitu tidak memerlukan lahan yang luas. Selain itu, biaya produksi yang dikeluarkan juga tidak terlalu mahal. Semoga cara menanam sawi hidroponik yang dijelaskan di atas dapat menjadi referensi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *